Pemkab Malinau – ITKES WHS Kerja Sama Kesehatan dan Pengembangan SDM

Kitateropong.com, MALINAU – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malinau, Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) menjalin kerja sama kesehatan dan pengembangan sumber daya manusia (SDM) dengan melakukan penandatanganan nota kesepakatan bersama (MoU) dengan Institusi Teknologi Kesehatan dan Sains (ITKES) Wiyata Husada Samarinda (WHS).

Penandatanganan Memorandum of Understanding atau nota kesepakatan kedua belah pihak itu berlangsung di ruang Intulun, Rabu (27/7/2022).

Dengan terwujudnya kerja sama tersebut, Bupati Malinau Wempi W Mawa, sangat bersyukur bisa memulai suatu kesepakatan yang sangat penting, terkhusus pada sektor kesehatan.

Bupati Wempi berharap, kesepakatan tersebut bisa menjadi sebuah program yang mungkin kedepannya akan bisa dibiayai Pemkab Malinau.

“Hanya satu hal yang saya minta, karena anggaran ini dibiayai dari APBD atau uang rakyat Malinau, maka pada saat Anda mendapatkan bea siswa atau dibiayai oleh Pemkab Malinau, maka Anda harus berkomitmen mengabdi selamanya bagi Malinau,” katanya menegaskan.

Wempi juga meminta kepada pihak kampus, agar bisa semaksimal mungkin untuk memberikan pengajaran dan pendidikan kepada mereka.

“Sehingga, mereka betul-betul pada saat mendapatkan gelar, mereka bisa mempertanggungjawabkannya dan akhirnya ITKES ini menjadi referensi terbaik bagi masyarakat Malinau, bagi Pemkab Malinau dengan kualitasnya yang luar biasa,” harapnya.

Sementara, Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana yang dalam hal ini diwakili dr Naomi Mua, melaporkan bahwa penyelenggaraan kerja sama Pendidikan S-1 Keperawatan dan Ners antara ITKES WHS dengan Pemkab Malinau dilakukan dalam rangka memenuhi Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2014 tentang Tenaga Kesehatan.

Dalam Permenkes Nomor 26 Tahun 2019, disyaratkan bahwa perawat D-III Keperawatan yang telah menjalani praktek keperawatan sebelum diundangkan Permenkes tahun 2019 ini tetap dapat melakukan kewenangannya di bidang keperawatan paling lambat 7 tahun sejak Permenkes ini diundangkan.

“Artinya, D-III Keperawatan harus meningkatkan pendidikan minimal S-1 Keperawatan dan Ners sebelum tahun 2026,” jelasnya.

Dalam hal ini seorang perawat dianjurkan untuk dapat meningkatkan mutu pendidikannya guna dapat memberikan pelayan dan perawatan yang lebih baik lagi.

Hal ini juga berkaitan dengan peningkatan SDM yang merupakan perwujudan dari upaya untuk mewujudkan visi-misi Kabupaten Malinau.

“Melalui misi yang pertama yaitu meningkatkan SDM yang unggul serta sejalan dengan tujuan pembangunan Kabupaten Malinau yang ke enam yaitu mewujudkan SDM yang berkualitas dan memiliki daya saing yang tinggi,” jelasnya.

Dalam pelaksanaan kerja sama pendidikan ini, kata Naomi, diikuti 57 orang. 41 orang dari Kabupaten Malinau, 1 orang dari Nunukan dan 15 orang dari Kabupaten Tana Tidung.***

About www.kitateropong.com

Check Also

Tim Seleksi Calon Anggota Komisi Informasi Provinsi Kaltara

   

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *