Ardiansyah Ketua RT-14 Berharap Konflik lahan Warga Di RT. 13-14 Segera Berakhir.

Foto Istimewa:[redaksi]Ardiansyah Ketua RT-14.  Desa Tanjung Lapang Kecamatan Malinau Barat Kabupaten Malinau

MALINAU= Soal Ketidak-jelasan hak atas tanah pemukiman warga Rukun Tetangga (RT), 13-14 Desa Tanjung Lapang Kecamatan Malinau Barat Kabupaten Malinau Provinsi Kaltara, seperti yang dilansir teropongkaltara.com berapa waktu lalu.

Disebut-sebut karena adanya Konflik terhadap ijin lahan HGB milik Perusahaan Badan Usaha Milik Negara(BUMN) PT. Inhutani I, Serta lembaga adat setempat, yang juga turut mengklaim hak pewaris atas lahan tersebut.

Ardiansyah Ketua RT-14 ketika di konfirmasi  teropongkaltara.com 6 juli 2020 kemarin menyebutkan.”Dengan adanya pemberitaan ini, untuk menyuarakan persoalan ketidak-jelasan, hak atas tanah warga yang bermukim di RT. 13-14 saat ini, kita sangat mendukung sekali.

Apalagi sudah adanya dukungan atau respon yang baik dari pemerintah daerah, yakni Bapak Bupati MALINAU, Dr. Drs. Yansen Tipa Padan, M.Si, yang ingin membantu memediasikan dan menyelesaikan persoalan tersebut.

Ini benar aspirasi masyarakat, keluhan ini sudah begitu lama dan, masalah ini sudah pernah kami/warga rapatkan tapi tidak ada hasilnya.

Jadi sudah selayaknya kita/Masyarakat ajukan persoalan ini kepada kepemerintah daerah. Agar pemerintah dapat membantu menyelesaikan masalah ini, dengan menemukan solusi yang terbaik. Kita berharap sekali konflik permasalahan lahan pemukiman warga di RT. 13-14 segera berakhir.”Tandas Ardiansyah.

“Pada intinya tuntutan warga soal lahan ini, tetap kita dukung. Sesuai Undang-undangkan, setiap warga negara Punya hak KEPASTIAN HUKUM DAN PERLINDUNGAN
HUKUM HAK ATAS TANAH yang mereka tempati dan berhak berkehidupan yang layak di Republik Indonesia ini.

Kedua, kita masyarakat inikan di bawah naungan pemerintah daerah, ada saling memberikan kontribusi.  Pada setiap kesempatan pemerintah selalu menyampaikan bahwa masyarakat “WAJIB”mendukung pemerintah.

Nah begitu pula sebaliknya, kita/warga meminta Hak-hak kita sebagai masyarakat kepada pemerintah. Salah-satu contoh Kontribusi masyarakat kepada pemerintah, pada pesta demokrasi(pemilu)warga turut memberikan kontribusi dengan menyumbang suara mereka, dalam rangka mensukseskan pesta demokrasi, jadi ada keseimbangan.”Tambah Ardiansyah.

Ini dia tanggapan (FKKJ). Kabupaten Malinau Provinsi Kaltara, pemberitaan teropongkaltara.comFoto Istimewa: [redaksi] IMAM HOLIQ FORUM KOMUNIKASI KELUARGA JAWA (FKKJ) Kabupaten Malinau Provinsi Kaltara

IMAM HOLIQ, FORUM KOMUNIKASI KELUARGA JAWA (FKKJ), Via Pesan Inboxnya menyatakan, siap membantu memberikan solusi / pemikiran dalam hal yang berkaitan dengan status tanah.

“Perlu duduk bersama. Untuk didiskusikan. “FKKJ”Siap untuk membantu memberikan Solusi / pemikiran dalam hal yang berkaitan dengan status tanah. Mungkin belum banyak yang faham tentang kerja sama yang di lakukan FKKJ Selama ini di Malinau.

FKKJ sangat terbuka untuk di ajak dialog dalam rangka membantu kesulitan Warga, baik yang bersifat Adat maupun Hukum Positif. Dan “FKKJ ” FORUM KOMUNIKASI KELUARGA JAWA, yang di dalamnya bukan saja warga jawa, tapi juga ada suku yang lain yang memiliki hubungan dengan warga jawa.”Terang Iman Holiq.

Foto Istimewa:[redaksi]Pemukiman Warga RT.14 Desa Tanjung Lapang Kecamatan Malinau barat Kabupaten Malinau

Menurut Ardiansyah (Ketua RT-14),                   “WARGA “dalam hal ini bukan berarti ingin merampas hak siapapun. Melainkan meminta kepastian hukum tempat tinggal mereka saja. Dan warga kuatir jika terus menempati lahan itu, tanpa kepastian hukum yang jelas, hingga keanak cucu mereka kelak.

Dari segi positifnya, jika lahan yang warga tempati itu, memiliki surat/kepastian hukum yang jelas seperti sertifikat misalnya, tentu sangat membantu ekonomi warga, yang ingin berusaha sebagai anggunan untuk pinjaman modal usaha mereka dan sebagainya.

Penulis: Selamat. AL
Editor: 5W+1H

About admin

Check Also

Selamat Hari Cinta Puspa& Satwa Nasional

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *